Manajemen Stok

Sistem inventaris yang terintegrasi secara real-time untuk memantau ketersediaan bahan baku secara otomatis.

Fitur Manajemen Stok di Ramoo POS adalah sistem inventaris yang terintegrasi secara real-time untuk memastikan ketersediaan bahan baku terpantau secara akurat dan otomatis selama proses operasional.

Ringkasan Fitur

Sistem ini didesain dengan konsep Ingredient-Based Inventory, di mana stok tidak dihitung per produk jadi, melainkan berdasarkan bahan baku yang menyusunnya.

Modul ini menyediakan fungsi untuk:

  • Mengelola data bahan baku (Ingredients).
  • Menentukan resep produk (Product-Ingredient mapping).
  • Melacak riwayat masuk dan keluar stok (Stock Movements).
  • Menghitung kapasitas produksi secara otomatis (Max Servings).
  • Mengelola stok untuk produksi batch (Batch Production).

1. Manajemen Bahan Baku (Ingredients)

Setiap bahan baku memiliki properti yang dapat dikelola untuk memastikan kontrol stok yang ketat:

  • Informasi Dasar: Nama bahan, deskripsi, dan kategori.
  • Satuan (Unit): Gunakan satuan terkecil (kg, gram, liter, ml, pcs, dll).
  • Stok Saat Ini: Angka stok aktual yang tersedia.
  • Biaya (Unit Cost): Harga beli per satuan untuk perhitungan COGS (HPP).
  • Ambang Batas (Alerts):
    • Min Stock: Peringatan stok rendah.
    • Max Stock: Kapasitas maksimum penyimpanan.
  • Informasi Supplier: Kontak untuk pemesanan ulang cepat.
[PLACEHOLDER] Halaman daftar stok bahan baku (Ingredients) dengan kolom nama, stok saat ini, unit cost, dan status stok

Dasbor utama untuk memantau level stok bahan baku.

2. Relasi Produk & Bahan (Recipe Management)

Satu produk dapat terdiri dari beberapa bahan baku. Komposisi ini menentukan bagaimana stok berkurang.

  • Quantity Needed: Jumlah bahan yang digunakan untuk setiap 1 unit produk terjual.

  • Contoh Kasus: Produk "Caffe Latte" membutuhkan:

    • 200ml "Susu"
    • 18gr "Biji Kopi"

    Saat 1 "Caffe Latte" terjual, sistem otomatis memotong stok Susu sebanyak 200ml dan Biji Kopi sebanyak 18gr.

[PLACEHOLDER] Tampilan pengaturan resep produk menghubungkan menu jual dengan bahan baku dan takarannya

Konfigurasi resep agar stok berkurang otomatis setiap penjualan.

3. Mekanisme Pengurangan Stok Otomatis

Ramoo menggunakan pendekatan Backend-Driven Stock Deduction untuk memastikan integritas data.

Alur Pembayaran Tunai/EDC

Proses Pesanan

Kasir memproses pesanan dan menandainya sebagai Paid.

Pencatatan Movement

Backend secara otomatis membuat catatan di tabel stock_movements dengan tipe stock_out.

Pembaruan Stok

Database Trigger (update_ingredient_stock) secara atomik mengurangi current_stock pada tabel ingredients.

Alur Pembayaran QRIS

Pesanan Pending

Pesanan dibuat dengan status Pending, stok belum dikurangi saat ini.

Webhook Midtrans

Setelah pembayaran sukses, sistem menerima Webhook dan memanggil endpoint penyelesaian.

Eksekusi Pengurangan

Catatan stock_out dibuat, dan stok dikurangi secara atomik untuk mencegah race condition.

Sistem menggunakan flag stock_deducted pada setiap pesanan untuk mencegah pengurangan stok ganda (Double Deduction).

4. Status Stok & Ketersediaan Produk

Sistem menghitung ketersediaan produk secara dinamis berdasarkan stok bahan terendah.

  • Max Servings: Jumlah porsi maksimum yang bisa dijual berdasarkan bahan baku paling kritis.
  • Status Otomatis:
    • Available: Jika Max Servings > 10.
    • Low Stock: Jika Max Servings antara 1 - 5.
    • Out of Stock: Jika ada salah satu bahan baku yang habis (Max Servings = 0). Produk otomatis akan di-disable di menu kasir.

5. Log Perubahan Stok (Audit Trail)

Semua pergerakan stok dapat diaudit melalui riwayat pergerakan:

  • Stock In: Penambahan stok (restock).
  • Stock Out: Pengurangan stok otomatis (penjualan/produksi).
  • Adjustment: Penyesuaian manual (barang rusak/opname).
[PLACEHOLDER] Tabel Stock Movements menampilkan riwayat masuk keluar barang beserta tanggal dan tipe pergerakannya

Log aktivitas stok untuk audit dan pelacakan penggunaan bahan.

6. Integrasi Produksi Batch

Untuk produk yang dibuat dalam jumlah besar sekaligus (is_pre_produced):

  1. Pengguna memasukkan jumlah batch produksi di dashboard.
  2. Sistem mengurangi stok bahan baku mentah dalam jumlah besar.
  3. Stok produk jadi (Final Goods) bertambah dan siap dijual tanpa perlu hitung bahan lagi per transaksi.

Terakhir diperbarui: 24 Januari 2026

On this page