Panduan Pembayaran Tagihan Melalui POS
Pelajari skema penagihan harian, masa tenggat, dan metode pembayaran di POS Ramoo.
Pastikan operasional kasir Anda tetap berjalan tanpa hambatan dengan memahami sistem penagihan harian Ramoo. Kami merancang skema ini agar transparan dan memberikan fleksibilitas bagi pertumbuhan bisnis Anda.
Siklus Penagihan Harian
Ikuti alur di bawah ini untuk memahami bagaimana tagihan Anda diproses setiap harinya:

Penerbitan Tagihan & Auto-Debet
Setiap hari, sistem akan menerbitkan tagihan layanan. Jika Anda memiliki saldo di Wallet Ramoo, sistem akan melakukan pemindaian dan pemotongan saldo secara otomatis (Auto-Debet) pada hari berikutnya.
Masa Tenggat (Grace Period)
Jika saldo tidak mencukupi, tagihan akan berstatus Pending. Kami memberikan waktu 3 hari sejak tagihan muncul bagi Anda untuk melakukan pelunasan manual atau pengisian saldo. Selama periode ini, POS tetap dapat digunakan.
Penguncian Otomatis
Jika tagihan tidak diselesaikan dalam waktu 3 hari (melewati due date), sistem akan mengunci akses transaksi secara otomatis. Anda diwajibkan melakukan pelunasan untuk membuka kembali POS Anda.
Status Tagihan
Pahami perbedaan status tagihan Anda untuk menghindari kendala operasional:
| Status | Penjelasan | Dampak pada POS |
|---|---|---|
| PENDING | Tagihan baru/Gagal Auto-Debet (H+0 s/d H+3). | Fitur tetap aktif sepenuhnya. |
| OVERDUE | Melewati batas 3 hari belum dibayar. | Akses Terkunci (Wajib Bayar). |
Peringatan Penting
Sistem akan memunculkan reminder setiap hari jika Auto-Debet gagal. Segera lakukan pelunasan agar antrean pelanggan Anda tidak terganggu oleh penguncian akses otomatis.
Metode Pembayaran Tagihan
Ramoo menyediakan tiga metode utama untuk memastikan tagihan Anda terbayar tepat waktu dan bisnis tetap berjalan lancar.
Saldo Ramoo (Hasil Transaksi Customer)
Ini adalah metode paling praktis. Tagihan dibayar menggunakan dana yang masuk dari transaksi pelanggan Anda.
- Sumber Dana: Berasal dari setiap transaksi pelanggan yang menggunakan QRIS Ramoo di outlet Anda.
- Cara Kerja: Sistem secara otomatis memotong saldo hasil penjualan harian Anda untuk melunasi tagihan platform.
- Keuntungan: Tidak perlu transfer manual; tagihan terbayar langsung dari pendapatan bisnis.
Wallet Ramoo (Saldo Deposit)
Metode ini menggunakan saldo yang telah Anda isi sebelumnya (Top-up) ke dalam sistem Ramoo.
- Sumber Dana: Hasil pengisian saldo (Top-up) manual oleh Owner/Admin.
- Cara Kerja: Jika Saldo Ramoo (transaksi customer) tidak mencukupi, sistem akan mengambil dana dari Wallet Ramoo untuk Auto-Debet.
- Keuntungan: Menjamin ketersediaan dana cadangan agar POS tidak terkunci meskipun transaksi QRIS sedang sepi.
Scan QRIS Manual (Pembayaran Instan)
Gunakan metode ini untuk pelunasan seketika, terutama jika akses POS sudah terlanjur terkunci (Overdue).
- Cara Kerja: Pilih tagihan yang belum dibayar, lalu scan kode QR yang muncul di layar menggunakan aplikasi bank atau e-wallet.
- Aplikasi: BCA Mobile, Livin' Mandiri, BRImo, GoPay, OVO, Dana, dll.
- Keuntungan: Verifikasi real-time; akses POS langsung terbuka dalam hitungan detik setelah pembayaran sukses.
Cara Top-Up Wallet Ramoo
Anda dapat mengisi saldo Wallet secara manual untuk memastikan saldo selalu tersedia bagi fitur Auto-Debet:
Buka Menu Billing
Masuk ke menu Setting > Billing & Wallet pada aplikasi POS Anda.
Pilih Top Up
Lihat pada kotak Ramoo Wallet yang menampilkan saldo saat ini, lalu klik tombol Top Up Wallet +.
Selesaikan Pembayaran
Lakukan pembayaran menggunakan QRIS Ramoo yang muncul di layar.
Verifikasi Otomatis
Setelah berhasil, saldo akan bertambah. Jika Anda memiliki tagihan Pending, sistem akan otomatis memotong saldo tersebut untuk melunasinya saat itu juga.
Pembayaran yang berhasil akan langsung memperbarui status langganan Anda. Anda dapat memantau riwayat transaksi lengkap melalui Dashboard Owner.